TENUN DONGGALA (DONGGALA WEAVING)

  • Palaekat Garusu dan Buya Cura, bermotif kotak besar yang melambangkan kewajiban menjaga perilaku sebagai bekal kehidupan setelah mati.
  • Buya Bomba, bermotif ikat dengan ragam hias bunga dan tanaman, bermakna cinta suci kepada keluarga, kerajaan, dan Tuhan.
  • Buya Subi, dibuat dengan teknik songket/sungkit, bermotif bunga menjalar pada kepala kain, melambangkan keteguhan hati pria dan pemersatu keluarga.
  • Kombinasi Bomba dan Subi, memadukan motif bunga kuncup dan mawar, bermakna cinta suci Raja terhadap Kerajaan Banawa.
  • Buya Bomba Kota, bermotif kotak kecil dan garis vertikal, melambangkan keharusan menjaga tingkah laku manusia.
  • Buya Awi, menggunakan satu warna tanpa motif, bermakna kesucian wanita yang siap menikah.