Suku Banggai dalam perjalanannya termasuk kedalam suku dari Kerajaan Banggai yang terletak didaerah pesisir pantai. Letaknya ini mempermudah untuk akses pertemuan kebudayaan yang menjadikan corak pakaian adat suku Banggai mengalami perpaduan dengan suku pendatang. Pada pakaian adat suku Banggai didominasi dengan warna cerah yang identik dengan lingkungan daerah pesisiran dan melambangkan kemuliaan serta simbol status sosial.
Pakaian adat laki-laki suku Banggai mempunyai warna dasar putih dengan warna orange. Atasan memakai kemeja putih sebagai dalaman dan pakaian lengan panjang orange yang modelnya menyerupai jas berkerah tinggi (kerah sanghai), dengan kain tambahan dibagian dada untuk menyambungkan sisi kanan dan kiri jas, berhiaskan sulaman berwarna emas serta terdapat beberapa hiasan payet daun emas. Pada bagian bawahan memakai celana panjang berwarna putih polos dengan ada dua melingkar hiasan sulaman emas dibagian bawah celana.
Pakaian adat perempuan suku Banggai juga mempunyai warna dasar putih dan orange. Pada atasan mengenakan baju blus (baju kurung) warna putih lengan panjang dihiasi dengan sulaman emas, berhiaskan payet bunga dan daun. Bawahannya mengenakan rok orange dengan model rok susun (rok ruffle), bagian bawah rok dihiasi motif geometri zig-zag. Pada bagian tepian bawah setiap susun rok terdapat sulaman emas serta untaian manik-manik. Terdapat aksesoris berupa selendang (Salempang) panjang warna ungu tua, ikat pinggang lebar (mirip Obi) berwarna orange dengan hiasan emas, dan memakai kalung berwarna-warni, anting-anting, serta hiasan kepala.
The Banggai people, along the way, were part of the Banggai Kingdom, located in thecoastal region. this location facilitated easy accesss to cultural exchanges, resulting in the Banggai traditional clothing blending with those of other ethnic groups. Banggai traditional clothing is dominated by bright colors, synonymous with the coastal environment and symbolizing nobility and social status.
The traditional attire of Banggai men is white with orange accents. The top layer is a white shirt and a long-sleeved orange shirt, resembling a high-collared jacket (Shanghai collar), with additional fabric at the chest to connect the right and left sides of the jacket, decorated with gold embroidery and several gold leaf sequins. The bottom layer is plain white trousers with two circular gold embroidery decorations at the bottom.
The traditional attire of Banggai women also has a white and orange accent. The top layer is a white blouse (Baju kurung) with longsleeves decorated with gold embroidery and flower and leaf sequins. The bottom is an orange ruffled skirt, decoratet with a geometri zigzag pattern at the bottom of each layer. Gold embroidery and beads adorn the bottom edge of each layer. Accessories include a long, dark purple shawl, a wide orange belt (similar to an Obi) with gold trim, and a colorful necklace, earrings, and a headpiece.